PDA

View Full Version : Handling Mobil strutbar part #3, stabilizer, underbrace, dan anti roll bar



dmaster97
27-07-2012, 08:40 PM
lanjutan dari artikel sebelumnya

part 1 handling mobil (http://solusisahabat.com/forum/showthread.php?682-Handling-Mobil-tentang-strutbar-stabilizer-underbrace-dan-anti-roll-bar-part-1)
part 2 all about chasis (http://solusisahabat.com/forum/showthread.php?730-Handling-Mobil-part-2-All-about-chasis&p=4564#post4564)

Part 3 Strutbar, Stabilizer, underbrace, anti roll bar

Tujuan utama dari perangkat di atas adalah meningkatkan handling mobil.
memasang semua perangkat tersebut akan membuat mobil menjadi sangat rigid. Handling menjadi tajam, namun, kenyamanan penumpang menurun drastis.
penggunaan semua perangkat biasanya digunakan untuk keperluan drifting maupun rally. dimana dibutuhkan handling yg benar benar presisi.
namun, untuk harian, tidak semua perangkat perlu dipasang.

berikut penjelasannya. semoga berguna.

1. Strutbar


430

Strutbar adalah perangkat yg umum digunakan pada chasis monocoque dengan suspensi macpherson sturts untuk memberikan kekakuan extra antara kedua strut tower (suspensi depan). Strutbar di desain ntuk mereduksi kelenturan strut tower dengan menghubungkan kedua pangkal suspensi dengan satu kesatuan.
Kegunaan : menghubungkan beban yg diterima satu suspensi ke suspensi yg lain, sehingga mengurangi kelenturan chasis.
hal ini sangat berguna untuk mengurangi gejala oversteer pada mobil penggerak belakang (RWD) pada saat berbelok maupun berpindah lajur.
strutbar sangat berasa pada mobil mobil berbodi ringan seperti xenia avanza, dimana sering dirasakan efek bodi melayang akibat chasis ringan dan lentur. hal ini lazim disebut body roll dan chasis flex.
Kekurangan : €‹Untuk mobil penggerak depan (FWD) sturtbar kurang dirasakan manfaatnya, karena mobil FWD jarang mengalami oversteer. terlebih kedua roda depan sudah terikat dalam satu kesatuan melalui gardan depan. untuk meningkatkan handling lebih baik memasang €‹rear stabilizer / sway bar€‹

2. rear stabilizer / rear sway bar
435
Rear Stabilizer / Sway bar adalah perangkat yg menghubungkan pangkal suspensi di kedua roda belakang.
Kegunaan : €‹Kegunaan utama dari sway bar adalah untuk mengurangi gejala body roll saat belokan tajam. sangat berguna terutama untuk mobil penggerak depan FWD yg sering mengalami gejala body roll saat under steer akibat kedua roda belakang yg bergerak bebas.
Kekurangan : karena stabilizer mengingkat kedua roda, untuk mobil SUV atau penjelajah medan, malah kontraproduktif karena mengurangi fleksibiltas roda belakang. hal ini dapat mengakibatkan salah satu roda akan terangkat apabila menemui medan sulit / terjal. tentunya akan mengakibatkan mobil stuck dan roda belakang kehilangan traksi.

kondisi nya bisa digambarkan seperti ini.
a. tanpa stabilizer, roda bisa bergerak ekstreem b. dengan stabilizer, roda saling terikat dan mengakibatkan satu roda dapat terangkat
438

3. Under Brace
440

Underbrace adalah perangkat yg mengikat chasis bawah pada 4 titik atau 2 titik.
Kegunaan : mengurangi kelenturan chasis monocoque dan menambah rigiditas, tanpa menambah beban terlalu berlebih. handling akan terasa lebih mantab, terutama pada track bumpy, semi off road, off road.
Kekurangan : karena kelenturan chasis berkurang, maka beban kerja suspensi untuk meredam benturan jalan akan lebih tinggi. untuk itu, dianjurkan tidak menggunakan suspensi yg terlalu stiff (keras). karena dapat berpengaruh pada kenyamanan penumpang

4. anti roll bar / roll cage
441
adalah perangkat yg menghubungkan 2 titik atau lebih di dalam kabin / chasis
biasanya digunakan oleh para profesional dalam event balap, drift maupun rally
Kegunaan :

meningkatkan kekakuan chasis dan mengurangi chasis flex secara significant.
meningkatkan keselamatan pengendara pada saat terjadi kecelakaan
Kekurangan :

estetika.
ruang untuk penumpang dikorbankan
bodi sangat kaku, belum tentu cocok untuk harian.
Kesimpulan
Penggunaan dari 3 perangkat bar utama (sturtbar, stabilizer, underbrace) harus benar benar memperhatikan unsur fungsi dan tujuan.
kekakuan / berkurangnya kelenturan chasis harus dibayar dengan kenyaman bagi penumpang.
chasis yg kaku akan mengakibatkan jarring effect, atau efek gemetar apabila mobil melewati jalan kasar, bumpy, kerikil.
namun akan sangat meningkatkan handling pada track aspal mulus.

untuk harian yg direkomendasikan untuk meningkatkan handling dengan mengurangi efek negatif understeer atau oversteer adalah :
1. strutbar + under brace untuk kendaraan mpv / suv dengan body monocoque dan penggerak belakang. dari pabrik biasanya sudah menyertakan stabilizer dinamic untuk mengurangi body roll.
2. stabilizer + underbrace untuk kendaraan mpv / suv body monocoque dan penggerak depan.
3. strutbar untuk hatchback / sedan penggerak belakang
4. stabilizer untuk hatchback / sedan penggerak depan

Namun untuk kepuasan selera, harus eksperimen dengan bongkar pasang chasis untuk mendapatkan handling yg pas dan kenyamanan yg sesuai
Penggunaan membabi buta tanpa mempertimbangkan fungsi harian dapat menyulap mobil menjadi gerobak dimana semua serba kaku dan nginjak kerikil akan berasa oleh penumpangnya.
padahal pabrikan sudah meriset mahal untuk meningkatkan faktor kenyamanan berkendara.

Untuk mencapai keseimbangan antara handling dan kenyamanan, silahkan bereksperimen sendiri.

salam hangat

kunjungi artikel sebelumnya
part 1 all about handling (http://solusisahabat.com/forum/showthread.php?682-Handling-Mobil-tentang-strutbar-stabilizer-underbrace-dan-anti-roll-bar-part-1)
part 2 all about chasis (http://solusisahabat.com/forum/showthread.php?730-Handling-Mobil-part-2-All-about-chasis&p=4564#post4564)

*saran dan kritik dipersilahkan
* disarikan dari berbagai sumber

dmaster97
27-07-2012, 08:40 PM
== reserved ==

ndang268
29-07-2012, 02:53 AM
mantep nih artikelnya...
cocok banget buat aliran ALTO yak...

Salam, nDang T-0098

dmaster97
29-07-2012, 01:33 PM
hahaha
kalo alto, secara teori, yg disaranin cuma under brace aja oom.
kalo stabilizer belakang malah haram.
soale roda belakang jadi ga bisa bergerak bebas. takutnya malah gantung sebelah ntar, kalo ketemu medan berat.

arse
01-08-2012, 01:09 PM
buat harian ngaruh banyak ga ya?

bagoes
01-08-2012, 01:17 PM
╔══╦═╦═╦══╦═╦═╦╦╦╗
║║║║║║║╠╗╔╣║║║║║║║
║║║║╦║║║║║║╦║╔╬╬╬╣
╚╩╩╩╩╩╩╝╚╝╚╩╩╝╚╩╩╝

dmaster97
01-08-2012, 02:37 PM
harian tergantung apa yg mau dikejar oom. kalo stabilitas, buat avanza xenia, biar ga terlampo melayang mobilnya, disaranin sih pake strutbar aja dulu.lebih mantab ambil tikungannya.kalo dipasang semua satu set, mobil jadi kaku banget.kalo ketemu track semi offroad, bumpy, jalabn rusak, kasian penumpangnya. getaran masuk banget ke dalam.ane juga dulu ga tau, keracunan ama yg jualan, pasang satu set, alhasil mobil jadi kaya gerobak. kaku banget.kalo buat slalom ato drift sih mungkin enak.

mas.anom
01-08-2012, 08:54 PM
Thanks for your sharing..

choliq
02-08-2012, 11:58 PM
??(y) ?(y) ?(y)....
Tanya dong om, kl mobil Terios/Rush utk Harian, saran yg mana nih

bouken
03-08-2012, 03:21 PM
wuiidihh....mantap........:rolleyes:

Romm
06-08-2012, 11:19 AM
nice inpo gan......dah install front & rear stabilizer....buat kecepatan tinggi mantapp..... tikungan mantap... gejala limbung berkurang.... cuma suspensi jadi sedikit keras... terutama bgn belakang....

dmaster97
06-08-2012, 01:54 PM
?Š?(y) Š?(y) Š?(y)....

Tanya dong om, kl mobil Terios/Rush utk Harian, saran yg mana nih

dari pengalaman ane oom, enak pakai strutbar sama under brace buat harian terios.
nikungnya stabil, tapi ga terlalu kaku buat di track jelek.
kalo sering track aspal mulus, boleh deh tuh tambah stabilizer belakang.
kalo menurut saya, ketimbang pakai stabilizer di belakang, mending pakai suspensi / shock absorber yg rada stiff.
atau pakai sport damper.
jadi roda tetep bisa gerak bebas, tapi ga terlampo ajrut ajrutan.


nice inpo gan......dah install front & rear stabilizer....buat kecepatan tinggi mantapp..... tikungan mantap... gejala limbung berkurang.... cuma suspensi jadi sedikit keras... terutama bgn belakang....
sama sama oom. suspensinya sebenernya tetep sama, cuma karena kaki kaki diiket, jadi ga bisa bergerak bebas.
efek yg oom rasakan dinamakan jarring effect. krn roda belakang, ketika salah satu kena roda hambatan (lubang) stabilizer mentransfer energi tumbukan ke kedua suspensi roda. makanya seolah olah suspensi jadi keras.

disesuaikan saja sama selera oom. antara handling sama kenyamanan.