PDA

View Full Version : Radiator Fan, TIDAK HARUS SELALU NYALA! (CCI Only)



bagoes
07-13-2012, 09:38 AM
Radiator Fan, TIDAK HARUS SELALU NYALA! Salah satu topik yang sering nongol dan nongol lagi di milis ini adalah ENGINE OVERHEAT; dan ini TIDAK SELALU DIAKIBATKAN karena radiator fan motor mati. Tapi kalau radiator fan motor MENINGGAL karena satu dan lain hal, pasti akan terjadi overheat, dan jarum indikator suhu mesin lambat atau cepat akan merambat ke kanan, mendekati H(hot) dan kemudian mentok ke kanan; air radiator mendidih masuk/keluar ke tanki cadangan air radiator dengan suara nge-bletuk2 :( Berikut ini saya share pengamatan saya tentang kelakuan Radiator Fan CERIA yang normal.




Saat pertama kali engine hidup, NORMALNYA fan ini masih mati, gak nyala.
Engine hidup langsam mau pun digeber sesuai maunya penunggang, selama gak pakai AC dan jarum indikator suhu mesin <50%, NORMALnya fan tetap mati, gak nyala.
Begitu jarum indikator suhu mesin melebihi 50-60%, NORMALnya baru si fan akan nyala berputar karena thermostat secara mekanikal memuai untuk kemudian secara elektrikal menghidupkan radiator fan motor.
Fan menghembuskan angin kencang ke kisi2 radiator, membantu pendinginan air radiator yang juga disirkulasikan oleh water pump. Air radiator berangsur turun suhunya, thermostat secara mekanikal kembali ke posisi semula (relatif dingin) untuk kemudian secara elektrikal memutus aliran listrik ke radiator fan motor, fan akan mati - berhenti berputar.
Keadaan tersebut pada butir 3-4 di atas berulang-ulang terjadi selama engine hidup baik mobil berhenti mau pun jalan. Dalam keadaan tanpa AC, terlihat pada jarum indikator suhu mesin (air radiator) yang naik-turun-naik-turun dst antara posisi sekitar 40-60%. JIKA DENGAN AC dinyalakan, fan langsung nyala berputar dan umumnya indikator suhu mesin akan naik turun pada range 15-60%. Kombinasi perkabelan sistem AC dan kelakuan thermostat/switch yang mengatur ini semua.
Jika terjadi overheat, sebabnya bisa macem-macem; yang terbanyak memang karena radiator fan mogok, macet, meninggal baik secara mekanikal mau pun elektrikal. Penyebab lain yang bisa berakibat overheat bisa karena (a) kebocoran/habisnya air radiator entah karena tutup radiator bocor, atau bocor di titik2 kisi radiator, di selang2 karet, di pipa, di 3way 4 way, di paking mesin dan tempat2 lainnya - umumnya gejala ini dimulai dengan seringnya air di tangki cadangan radiator menyusut. (b) water pump tidak berputar atau fungsinya menurun, (c) jeroan radiator kotor atau mampet di sana sini sehingga pendinginan air tidak maksimal, (d) radiator fan motor mati pada saat seharusnya berputar (lihat butir 3 di atas) DAN INILAH YANG PALING SERING TERJADI.


KESIMPULAN, sebelum melakukan tindakan tertentu untuk perbaikan, sebaiknya diikuti dulu pengamatan kelakuan mesin mobil kita, normal atau tidak - oleh yang cukup berpengalaman. Setiap pemilik bengkel yang jujur dan tepercaya pasti akan melakukan pengamatan ini, demikian juga bengkel2 K5 spesialis radiator, dinamo dan motor yang baik. Selamat menikmati CERIA kesayangan, kita tunggu komentar dan sharing pengalaman dari sobat2 member CCI lainnya.
Adobe from SKCS, Salam Kompak Ceria Selalu;)

Untung
07-15-2012, 10:04 PM
nah lo om, berarti water pump rusak gejalanya apa?

bagoes
07-16-2012, 10:32 AM
ini curhatnya pa dhe haryo om...

wisnoe_dcerian
07-17-2012, 05:23 PM
146


Fan radiator karimuni ini katanya lebih kencang dan pendinginan lebih cepat dan kuat. harga sekitara 750 - 900 rb.
kalau ganti pasang ini, katanya tidak merubah dudukan, hanya tempat skrup di radfan karimun yg diubah ... Om maulana sudahpasang ini ... testimoninya dong ...

wisnoe_dcerian
07-17-2012, 05:25 PM
soal kipas, ada tips:

Ganti bilah kipas dgn yang lebih banyak...5 bilah punya starlet copotan paling mahal 50rb....klu ND smua bisa pakai....dan motor ganti yang lebih tinggi RPMnya....atau gulung rotor minta ntuh diatur ama tk gulung dinamo ongkosnya 125rb....termasuk serpis laennya....
€‹http://charadeclassy.blogspot.com/2010/05/cwindo-tips-seputaran-cooling-system.html

ian januardi
07-18-2012, 07:43 AM
146


Fan radiator karimuni ini katanya lebih kencang dan pendinginan lebih cepat dan kuat. harga sekitara 750 - 900 rb.
kalau ganti pasang ini, katanya tidak merubah dudukan, hanya tempat skrup di radfan karimun yg diubah ... Om maulana sudahpasang ini ... testimoninya dong ...

Ia..sya dwnger juga infonya nga perlu pake ekstra fan....sudah cukup mumpuni dan sesuai indikator panas mesin selalu berada di 1/3 ......coba om maul...di ceritakan detailnya....jgn kambing mulu di urusin......

bagoes
07-18-2012, 08:26 AM
klo usul om arief..sich nambah extra fan + pisah kondensor ada yg poenya gambarnya..???

ian januardi
07-18-2012, 08:43 AM
klo usul om arief..sich nambah extra fan + pisah kondensor ada yg poenya gambarnya..???

Infonya sih udh double speed om....cuma teknisnya apakah dilangsungin speed rpm yg tinggi apa yg rendah kurang paham tuh....cuma klo saya deket deket ama mobil om maul....derungan mesin kalah ama kipas....jadi hati hati om takut tersedott.....crot....

wisnoe_dcerian
07-18-2012, 11:54 AM
pisah kondensor maksudnya apa ya?

rie
07-22-2012, 12:20 AM
fan karimun mahal juga yah 750rb an.. minat sih tp masih agak gk rela klo harganya segitu :D

Untung
07-22-2012, 01:02 AM
pisah kondensor maksudnya apa ya?

kalo om arif, radiator sendiri, extra fannya buat dinginin kondensor ac sendiri, jadi kalo AC on tu kipas muter terus.........

wisnoe_dcerian
07-24-2012, 04:45 PM
masih belum paham om ... kpas yg mana ya muter kalo AC on? memang extrafan hanya muter kalo AC on kan?

ane udah pasang exrafan sih. tapi, tetap pingin fanrad pake punya karimun ... nabung2 dikit ah, asal kenyotan .... eh ... sedotan fannya makin kuat ...

Andre G
07-24-2012, 04:48 PM
Sundul om...m

nawantoro
07-25-2012, 09:10 AM
nah lo om, berarti water pump rusak gejalanya apa?

agak sulit melihat secara langsung waterpump sudah bermasalah...
yang bisa dilakukan adalah:
1- setiap ganti timing belt selalu periksa kondisi sekitar waterpump, karena pekerjaan ini sekali jalan
2- pakelah coolant. karena coolant berwarna, jika ada rembesa akan gampang terlihat
3- selalu cek ketegangan v-belt terhadap puli. belt kendor bikin putaran puli lemah.
4- selain bongkar, cara lain melihat kerja waterpump adalah dengan melihat aliran air di radiator.

sayangnya melihat aliran air di radiator (dengan membuka tutupnya) agak sulit di Ceria. konstruksi kepala radiatornya cukup membatasi kita untuk melihat langsung alirannya, alias mulut radiatornya kecil.... jika cuman melihat alirannya sih gampang karena saat termostat membuka dan RPM cukup tinggi dinaikkan lazimnya akan terlihat "sedotan" di mulut radiator. akan terlihat air turun. tapi cara ini tidak dapat memastikan aliran airnya kencang ato tidak... kalo lemah berarti waterpump-nya lemah juga...

cara lain adalah dengan melepas selang atas (dari mesin ke radiator).
jika dilepas, pada kondisi dingin seharusnya air dari mesin (dari water jacket tepatnya) tidak akan mengalir karena termostat masih menutup.
nah saat sudah panas, termostat akan membuka sehingga seharusnya air panas akan mengalir deras. klo tidak mengalir deras berarti waterpump lemah...

ian januardi
07-25-2012, 09:38 AM
agak sulit melihat secara langsung waterpump sudah bermasalah...
yang bisa dilakukan adalah:
1- setiap ganti timing belt selalu periksa kondisi sekitar waterpump, karena pekerjaan ini sekali jalan
2- pakelah coolant. karena coolant berwarna, jika ada rembesa akan gampang terlihat
3- selalu cek ketegangan v-belt terhadap puli. belt kendor bikin putaran puli lemah.
4- selain bongkar, cara lain melihat kerja waterpump adalah dengan melihat aliran air di radiator.

sayangnya melihat aliran air di radiator (dengan membuka tutupnya) agak sulit di Ceria. konstruksi kepala radiatornya cukup membatasi kita untuk melihat langsung alirannya, alias mulut radiatornya kecil.... jika cuman melihat alirannya sih gampang karena saat termostat membuka dan RPM cukup tinggi dinaikkan lazimnya akan terlihat "sedotan" di mulut radiator. akan terlihat air turun. tapi cara ini tidak dapat memastikan aliran airnya kencang ato tidak... kalo lemah berarti waterpump-nya lemah juga...

cara lain adalah dengan melepas selang atas (dari mesin ke radiator).
jika dilepas, pada kondisi dingin seharusnya air dari mesin (dari water jacket tepatnya) tidak akan mengalir karena termostat masih menutup.
nah saat sudah panas, termostat akan membuka sehingga seharusnya air panas akan mengalir deras. klo tidak mengalir deras berarti waterpump lemah...

Kayanya punya saya juga udh lemahnih....udh umur juga kali kang dari 2004....blm ganti....tapi kategori mengalirnya diasumsikan seperti apa kah?....muncrat muncrat atau cuma mengalir saja?.....

MasBBG
08-18-2012, 08:18 AM
Kipas Radiator or kipas kondensor om.. kalo kipas radiator taruna begitu on lsg muter, tapi kalo kipas kondensor otomatis berputar bila mencapai titik panas tertentu bila kita pake AC.

Kalo kipas kondesor ini lemah atau mati, maka panas kondensor AC akan masuk ke radiator dan akhirnya jarum suhu panas berlahan akan naik bila kondisi jalanan macet :-)