PDA

View Full Version : Agar Asap Knalpot Gak Masuk Kabin Mobil, Perhatikan Katup Recirculation



Gaung
21-09-2012, 05:36 PM
JAKARTA - Apakah asap CO yang dikeluarkan dari moncong knalpot bisa dengan mudah masuk ke kabin? Menanggapi hal itu, Hendrik Tannal, pentolan bengkel AC Vent’s di Kebon Jeruk, Jakarta Barat menegaskan mungkin saja terjadi.

Ekspansi bocor harus ganti baru
"Asap masuk (ke kabin, red) sangat memungkinkan,” bilang Hendrik. Terutama kemungkinan masuk ke dalam sistem AC mobil. “Tapi harus ada kebocoran terlebih dulu,” sahutnya lagi.

Banyak terjadi evaporator kropos dan mengakibatkan kebocoran. Lalu, sil-sil karetnya pun bisa bocor karena usia. Khusus di Innova, ekspansi harus diperhatikan.

Menurut pengalaman Hendrik, ekspansi Innova yang sudah bocor, oleh mekanik bengkel AC kebanyakan diakali dengan cara dilem saja. “Padahal yang namanya ekspansi ini harus diganti baru kalau sudah rusak. Karena model beda dengan mobil-mobil dulu,” ujarnya.

Selain itu, asap knalpot bisa masuk ke kabin dapat terjadi melalui lubang ekspansi yang ada di bodi antara ruang mesin dan kabin depan. Hal ini bisa terjadi pada semua mobil. Umumnya terjadi lantaran busa-busa yang mengelilinginya sudah rusak sehingga udara luar di ruang mesin masuk ke ruang kabin evapurator dan kemudian ditiup oleh blower.

“Jadi bukan masuk ke sistem AC. Yang kemungkinan bercampur ke sistem AC kalau evaporator dan ekspansinya bocor,” tegas lulusan Universitas Bina Nusantara, Jakbar ini.

Nah, masuknya udara luar ataupun asap knalpot ke kabin, khususnya terjadi pada Kijang Innova adalah sistem buka-tutup udara luar yang masuk ke kabin (recirculation). “Pemilik datang mengeluhkan bau udara luar masuk ke kabin padahal sudah ditutup,” beber Hendrik.

Evaporator lumutan bisa mengakibatkan kebocoran(kiri). Katup recirculation ditutup rapat pakai lakban mengakali bau masuk(kanan).
Terutama saat sedang mengalami kemacetan, apalagi di belakang bus atau truk. “Yang saya perhatikan flap-nya memang kurang rapat meskipun sudah ditutup,” imbuhnya.

Pun begitu apa kata Rohim, pemilik bengkel Sejuk AC di Pos Pengumben, Jakarta Barat. “Saya pernah ngalamin keluhan seperti itu. Kalau soal busa enggak lah, biasanya katupnya yang enggak rapat. Meski celahnya kecil tapi udara bisa masuk,” ungkapnya.

Sebenarnya, kata Hendrik, prinsip kerjanya mirip jendela nako di rumah. Meskipun kaca sudah ditutup namun masih ada celah di antara kaca untuk masuknya udara.

Menangani keluhan yang datang ke bengkelnya, kedua pebengkel spesialis AC itu langsung menutup paten katup tersebut. “Biasa saya tutup aja ventilasinya,” bilang Rohim. “Saya akalin dengan menutup rapat pakai lakban,” timpal Hendrik yang banyak menutup katup recirculation Kijang Innova pelanggannya. (mobil.otomotifnet.com)

mr.yogi
22-09-2012, 09:51 PM
tips ini sepertinya lebih pas untuk mobil yang ada pengatur sirkulasinya, apakah udara hanya muter di dalam kabin atau ada udara luar masuk..

untuk daihatsu, sepertinya jarang yang pake katub gituan..
kalau zebra/espass, posisinya ada di balik lampu depan, kiri dan kanan...